Our Blog

Goresan Tinta Dalam Hati


Butiran air kehidupan yang bertumpahrua dimuka persinggahan Makhluk
 Tak khayalnya bagaikan cerita dongeng
Berselimut ganansya bermines-mines suhu
Lautan khayal mulai terbit
Kini dia telah berkuasa hebat dalam Raga
Menorehkan tetesan air
Membecekkan kulit yang halus tampa noda
Hati yang luas telah sempit
Akibat ulah sang penguasa raga
Tak satupun khayal yang terlewatkan
Kini dia mulai membanjiri
Si kulit halus tanpa noda
Tanpa tahu apa arah dan tujuan
Melayang jauh hingga ke pelosok kebencian mendalam
Tak lekas satu tumbuh satu
Tumpukan kecil menjadi raksasa
Hingga akhirnya
Cahaya hati mulai terbit
Akibat naluri putih yang berkoar indah
Membisikkan
Kedamain  jiwa
Hingga melongsorkan tumpukan kebencian raksasa


Halim Gau,
Makassar,  01 April 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pemuda Kontributif Designed by Templateism | Blogger Templates Copyright © 2014

Gambar tema oleh richcano. Diberdayakan oleh Blogger.